Desaku di Ujung Tahun 2012

Tumpahan hujan hari ini cukup deras, kondisi drainase depan rumahku yang sudah tak berfungsi memaksa air meluap kejalan, mengalir diatas aspal bersama sampah. Dan saat hujan reda, maka yang tersisa adalah hamparan sampah diatas jalan.

Masih ku ingat tahun 2000 lalu, saat kondisi selokan masih berfungsi, sederas apapun hujan tak membuat air meluap kejalan apalagi menyisakan sampah. Dan jalan akan terlihat bersih saat hujan reda.

12 tahun sudah kucermati  perkembangan tata kota Cikijing, tak ada perubahan yang signifikan di kotaku, tak ada perkembangan pembangunan sarana apapun yang betul-betul berikan manfaat besar bagi warganya. Yang ada hanya pembangunan rumah-rumah pribadi, yang ada hanya proyek-proyek  bernuansa politik, yang ada hanya proyek pibadi yang dikemas seolah progam pemerintah.

Aku yang bernasib tidak punya kewenangan di negriku ini hanya bisa berdo’a, semoga pemerintahan berikutnya lebih  bermoral dan berakhlak baik sehingga mampu melaksanakan tugas kepemimpinannya sesuai perintah Tuhan dan Nabiku.

Hujan kali ini benar-benar telah sisakan resah dihatiku, bukan resah karena derasnya, melainkan resah jika di tahun yang akan datang pelaksanaan program tata kota dari pemerintah masih seperti tahun-tahun yang lalu. Dan jika itu terjadi maka 12 tahun yang akan datang kondisi lingkunganku  tak akan mengalami perbaikan yang istimewa.

___oOo___

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s