Cinta Menguatkanku

Sabtu pukul satu dini hari, rasa kantuk tak juga kurasakan tanda-tanda kedatangannya. Kuseduh segelas kopi instan kesukaanku temani pengembaraan alam pikiranku pagi dini hari ini. Hembusan asap rokok menyeruak terbang membentuk gumpalan putih samar lalu menghilang dilangit kamar. Seperti juga gumpalan – gumpalan pikiranku yang terus datang, saling berganti membawa persoalan-persoalan yang tak pernah habis.

Seringkali aku terlalu memaksakan diri untuk bertahan, padahal aku hanya manusia biasa yang sama seperti yang lain. rapuh. mencoba berdiri, tegar, tersenyum dan perlihatkan pada dunia betapa aku telah didewasakan oleh cinta dan kehidupanku. Tapi terkadang kekuatan dan ketegaran itu membuatku lelah dan membuatku menangis dibalik senyumanku.

Aku bukan malaikat. hanya manusia biasa yang ingin belajar mencintai dengan ketulusan. mencoba mengais setiap makna kesedihan yang dialami, mencoba temukan cinta dibalik setiap luka yang tergoreskan. dan juga dibalik ketidakpedulian orang-orang atas keberadaanku.

Aku bukan pengecut …. yang bersembunyi dibalik segala ketegaran dan kehebatanku, aku bukan juga seorang penipu, hanya mengedepankan kebohongan tanpa memperlihatkan kenyataan. Aku hanya berusaha menjadi kuat, agar mereka yang kucintai dapat ikut belajar dari kekuatan itu, dan bukan menjadi lemah karna air mata yang ada. Aku hanya berusaha membuat cahayaku tetap terang, menyinari mereka yang membutuhkan cinta, dan masih belajar menghidupkan cinta di hatinya. Tapi terkadang aku begitu lelahnya, bukan lelah untuk mencintai, bukan karna ku tahu  cintalah yang selama ini menguatkan aku. Aku hanya lelah …. lelah memandang dunia ini dan segala kesemrawutannya yang semakin menyiksa banyak jiwa. Aku hanya sedih …. melihat betapa banyak hati yang disakiti oleh apa yang tak juga nyata untuk dilihat.

Dan terkadang aku begitu lelahnya merasakan semua kesuraman itu. hingga akupun seringkali terjatuh dan tenggelam dalam lamunanku. Air mata yang turun pun … aku tak tahu untuk apa. Aku terlalu memaksakan diri untuk bertahan, Aku lupa … bahwa terkadang jatuh dan terluka juga bisa membuatku belajar menjadi dewasa. Aku lupa … bahwa terkadang. diam dan menangis juga bisa melepaskanku dari segala penat yang ada. Aku lupa … bahwa cinta bukan berarti menipu diri untuk selalu terus menjadi kuat dan tegar. Aku lupa … bahwa cinta juga bisa menangis dalam diamnya.

Thank’s buat  semua sahabat yang telah banyak menginspirasiku.

___oOo___

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s