Pamrih

Banyak pelajaran-pelajaran yang dapat ku petik dari hasil perenungan-perenungan hidup yang telah kutempuh. Termasuk juga tentang persahabatan didalamnya. Satu persatu, pertanyaan demi pertanyaan kubuat dan kutelisik sendiri jawabannya, sampai kutemukan sebuah penjelasan. Ya, sebuah penjelasan tentang alasan  seseorang menjadi sahabat ku, asbab seseorang menjadi dekat denganku, dan begitupun sebaliknya.

Kenapa aku sempat-sempatnya berfikir seperti itu ?
Karena manusia memang berbeda karakter , dan aku harus  bijak dalam menyikapinya agar sebisa mungkin tidak menyakiti sahabatku. Hadirnya sahabat , semakin membuat ku semarak menjalani masa-masaku.

Aku tidak bisa mendeskripsikan arti sebuah persahabatan yang sesungguhnya. Karena, rasanya terlalu indah dan mulus jika kudeskripsikan tentang makna sebuah persahabatan. Sedangkan aku ini hanyalah manusia biasa, bukan manusia suci, bukan pula dewa. Bagiku tidak ada hal yang tanpa pamrih, tanpa disertai harap, tanpa timbal balik. Didunia ini semuanya mengharapkan balasan.

Aku berbaik-baik pada sahabatku, sebenarnya aku juga mengharapkan balasan yang setimpal, dan kuamati semua orang juga begitu. Hanya saja ada yang jujur dan berani mengakuinya, tapi ada juga yang hanya berani mengakuinya dalam hati.

Tapi tenang saja, apa yang telah kuberikan atau kulakukan untuk sahabat-sahabatku , itu  tidak berarti aku tidak tulus. Sebab teoriku berkata tulus itu ada manakala kita bisa memberikan, membantu atau melakukan sesuatu untuk orang lain disertai dengan perasaan ringan hati, gembira, senang dan sejenisnya.

Dalam ketulusan siapapun, tetap ada suatu pengharapan imbalan yang tulus pula. Meski itu hanya seucap kata sebagai timbal balik. Dan pengharapan – pengharapan seperti itu dibutuhkan dalam memperkuat tali persahabatan. Tanpa timbal balik, tanpa rasa pamrih, tanpa disertai pengharapan,  persahabatan akan terasa datar dan membuat kita jenuh.

___oOo___

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s