Yang Tak Sempat Ku Wujudkan

Sejuk ruangan ini membuatku nyaman, segelas kopi instan masih setia temani lamunanku siang ini.  Sendiri di teras rumah , malayangkan pandang pada genting-genting yang tersusun rapi diatap rumah tetangga. Fikiranku pun mulai meracau, melompat dari satu atap keatap lainnya, mengeja satu persatu mimpi yang tak sempat terwujudkan, menari mengikuti teriakan-teriakan hati yang terasa semankin tak berarti.

Kamis 13 September 2012, lima hari yang lalu, Nenek tercinta telah berpulang menghadap Ilahi. satu penyesalan yang tersisa dalam hati atas baktiku yang tak sempurna. Seharusnya aku meluangkan seluruh waktuku untuk merawatnya kala ia sakit. Saat ia butuh teman aku malah sibuk dengan pekerjaanku, sibuk dengan duniaku sendiri, sibuk dengan keegoanku sendiri.

Hanya kepingan mimpi tak berarti yang kini tertinggal , yah… mimpi yang sempat terucap saat tubuh rapuhnya bersandar lemas didadaku, mimpi yang sempat kubisikan padanya “Do’akan aku biar punya uang Mak! … agar bisa kubawa kau kerumah sakit terbaik dinegri ini…”. Namun ia hanya bisa merintih menahan sakitnya.

Hahhh….maafkan aku Mak! Karena tidak dapat menjagamu, merawatmu dengan maksimal dan memmbuatmu tersenyum lepas! . Maafkan aku Mak … saat setiap kau minta dipijit, hatiku pernah menggerutu merasa kecapean sendiri. Maafkan aku Mak … saat kau minta minum tengah malam, aku sempat merasa terganggu karena harus bangun dari tidur.

Kau tahu Mak !? Setelah kau pergi , disini dirumah peninggalanmu,semua keluarga besarmu berkumpul setiap malam. Panjatkan do’a-do’a untukmu disana. Rumahmu tak sesepi dulu, saat kau terbujur sakit ditempat tidurmu. Kini banyak lontaran canda dan tawa ceriakan suasana. Ahhk!…. andai saja suasana seperti ini hadir saat kau ada, setidaknya kau tidak akan merasa kesepian saat kutinggal kerja. Tapi sayang itu hanya mimpiku saja Mak! mimpi yang tak sempat ku wujudkan untukmu.

Yaa…Rabb, satu-persatu bahasaMu kini mulai kumengerti. Dan bila Kau berkenan tempatkan neneku ditempat terindah milikMu. (Aamiin)

—oOo—

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s