Cerita Pagi Ini

Pagi yang cerah, udara yang segar bersama suasana yang tak terlalu bising, mentari pun ikut melengkapi, sinarnya terasa menyentuh di kulit, hmm…hangat !, sehangat kopi susu yang kuteguk. Sebatang rokok pun ikut menemani, seakan enggan menjauh dariku yang terduduk di kursi ini seperti biasanya.

Tak lama kemudian seorang bidadari datang membawa senyum, lalu menyapaku tanpa suara. Kujawab dengan sentuhan , selembut setuhan jari pemain piano. Nada pun tercipta mengiringi syair yang terangkai , dari hati yang tak pernah diam senandungkan pujian cinta.

Ingin sekali aku beranjak dari kursi ini dan menghampirinya ,meraih tangannya dan mengajaknya ke taman bunga yang kupunya. Akan kutunjukan disana… satu bunga yang kusuka, yang sengaja kutanam untuk bidadari terpilih.

Yuph, benar!… Bidadari yang ingin kupilih untuk tak sekedar kucinta, sebab bukan hanya bunga yang akan kuberi, tapi juga seluruh taman yang ku punya.

***

* Terinspirasi dari seorang sahabat di dunia maya ” Tks, telah membuat mimpiku tersenyum…”

2 thoughts on “Cerita Pagi Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s